Sejarah Singkat

Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan FATETA-IPB berdiri berdasarkan SK Rektor IPB No.001/I3/OT/2008 tanggal 21 Januari 2008 dan menawarkan Mayor Teknik Sipil dan Lingkungan (SIL). Berdasarkan SK Rektor IPB Nomor 077/IT3/DT/2012, Departemen SIL berhak meluluskan mahasiswa dengan menggunakan gelar Sarjana Teknik (ST) yang merupakan gelar Sarjana Teknik pertama di IPB.

Mayor Teknik Sipil dan Lingkungan (SIL) memberikan fondasi yang kuat kepada lulusannya untuk bekerja di berbagai bidang profesi Teknik Sipil dan Lingkungan, seperti di bidang struktur, infrastruktur, teknik sumber daya air, teknik lingkungan dan teknik geomatika.

Mandat Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (SIL) adalah: pengembangan dan penerapan ilmu teknik untuk perencanaan dan pengelolaan sumberdaya air, infrastruktur dan bangunan, serta penanganan polusi dan sanitasi lingkungan.  Guna melaksanakan mandat tersebut, Departemen SIL memiliki 4 bagian, yaitu:

  1. Teknik Struktur dan Infrastruktur

Mandat: Pengembangan dan penerapan ilmu teknik dalam perencanaan (planning), rancang bangun (design) serta pengelolaan (management) struktur dan infrastruktur

  1. Teknik Lingkungan

Mandat: Pengembangan dan penerapan ilmu teknik untuk mencegah (preventing), mengurangi (reducing), dan menangani (treating) polusi udara, air dan tanah serta memperbaiki kualitas sanitasi lingkungan

  1. Teknik Sumberdaya Air

Mandat: Pengembangan dan penerapan ilmu teknik dalam perencanaan (planning), rancang bangun (design) dan pengelolaan (management) sumberdaya air beserta bangunan-bangunannya

  1. Teknik Geomatika

Mandat: Pengembangan dan penerapan ilmu teknik geomatika untuk perencanaan (planning), perancangan (design), analisis dan evaluasi di bidang teknik sipil dan lingkungan

Sebagai departemen baru di lingkungan IPB, Departemen Teknik SIpil dan Lingkungan telah berkembang dengan akselerasi tinggi, baik dalam hal kuantitas maupun kualitas.  Dinamika perubahan tersebut dipengaruhi secara subtansial oleh kemajuan ilmu dan teknologi yang mendorong peningkatan mutu staf, modernisasi fasilitas pendidikan dan penyempurnaan proses belajar-mengajar.  Perencanaan strategis departemen ini disusun dalam upaya pembinaan program institusional yang adaptif terhadap dinamika lingkungan internal maupun eksternal dan tetap konsisten pada tujuan Sistem Pendidikan Nasional.

Rujukan dasar dan falsafah perencanaan strategis Fakultas adalah mengikuti U.U. No. 2/1989 yang menetapkan bahwa pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan ketrampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Penyelenggaraan kegiatan di departemen sesuai dengan P.P.  No.  60/1999, berpedoman pada (1)  tujuan pendidikan nasional, (2)  kaidah, moral dan etika ilmu pengetahuan, (3)  kepentingan masyarakat  serta (4)  perhatian terhadap minat, kemampuan dan prakarsa pribadi.  Secara umum kerangka perencanaan mengandung alur pikir untuk mengatasi persoalan pendidikan tinggi yang meliputi masalah peningkatan mutu, relevansi, academic atmosphere, akuntabilitas, aksesabilitas dan efisiensi serta otonomi.

Penyelenggaraan pendidikan berorientasi pada pengembangan sumberdaya manusia unggulan yang diarahkan pada terwujudnya tenaga profesional yang berkarakter ilmiah, mempunyai rasa tanggung jawab sosial, mandiri, ber-etos kerja tinggi dan produktif. Penelitian dan kerjasama profesional diarahkan untuk mendukung pengembangan dan penerapan ilmu rekayasa sesuai dengan kaidah-kaidah ekologis dan kelestarian alam.

Abad 21 merupakan era informasi yang dipercepat kehadirannya oleh penerapan teknologi maju di bidang komunikasi dan komputerisasi, seiring dengan peningkatan kesadaran akan pentingnya sumber daya hayati dan lingkungan serta pelestariannya. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membuat industri berbasis teknologi berubah secara cepat sehingga  makin banyak teknologi cepat usang dan membuat biaya produksi turun secara radikal. Melihat pesatnya proses globalisasi dan kompleksitas tantangan baru di pendidikan tinggi yang muncul maka Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan IPB menyusun Rencana Strategis 2013 - 2020 yang sejalan dengan nuansa millenium ke tiga.

Last Updated on Friday, 19 February 2016 10:15

Created and designed by YCW